Mahasiswa

Image

Caption For the Image

Image

Caption For the Image

Image

Caption For the Image

Image

Caption For the Image

Image

Caption For the Image

BELAJAR MENGELOLA RUANGAN

DI STASE MANAJEMEN PROFESI BIDAN

 

Program Profesi Bidan merupakan sarana bagi mahasiswa bidan yang telah lulus jenjang sarjana kebidanan, untuk belajar mengaplikasikan ilmu kebidanannya di lapangan, seperti di Bidan Praktik Mandiri, Puskesmas,  dan Rumah Sakit. Terdapat empat stase khusus yang akan dilewati oleh mahasiswa bidan. Salah satunya adalah Stase Manajemen Rumah Sakit.

Stase Manajemen di Rumah Sakit adalah stase dimana satuk satu kelompok manajemen (yang terdiri dari 12-14 mahasiswa dalam satu kelompok) diberikan kesempatan untuk mengelola suatu ruangan kebidanan di Rumah Sakit. Melewati stase ini tidaklah semudah yang dibayangkan, karena tuntutan profesionalitas dari pihak Rumah Sakit maupun dari masyarakat (dalam hal ini pasien) sangatlah tinggi. Hal ini dapat menjadi tantangan tersendiri bagi mahasiswa S1 Kebidanan UNAIR, namun di sisi lain stase Majamemen memberikan kesempatan emas serta menjadi bukti bahwa lulusan Sarjana Kebidanan UNAIR selangkah lebih maju mendapatkan kepercayaan atas kompetensi yang dimiliki dari pihak Rumah Sakit tempat praktik dan juga dari pihak Masyarakat. Namun dibalik itu semua mahasiswa tetap dan selalu mendapatkan dukungan, bimbingan dan arahan dari Pembimbing akademik  maupun Pembimbing Klinik.

Lantas apa saja kegiatan mahasiswa S1 Kebidanan selama menjalani stase Majamenen ini? Berikut adalah uraian kegiatan mahasiswa selama menjalani stase Manajemen di Rumah Sakit.

Pertama, mahasiwa akan melakukan pengjakian terhadap unsur manajemen Ruangan di Rumah Sakit meliputi : Man, Material, Methode, Money, Marketing.  Pengkajian dilakukan dengan tujuan mahasiswa mampu menganalisa kondisi  Ruangan tersebut, sehingga mahasiswa mampu melakukan perencanaan pengorganisasian yang baik saat Role Play dilaksanakan.

Setelah pengakajian dilakukan, mahasiswa akan membuat perencanaan tindakan sesuai masalah temuan atau inovasi sesuai kebutuhan Ruangan tersebut untuk mengoptimalkan efektifitas dan efisiensi manajemen pelayanan Ruangan tersebut. Semua perencanaan tersebut akan dikemas mahasiswa dalam kegiatan Diseminasi Awal. Kegiatan ini menjadi kegiatan yang menegangkan sekaligus menyenangkan, karena dalam Diseminasi Awal akan didatangkan undangan mulai dari Bidang Manajemen Rumah Sakit, Bidang Keperawatan Rumah Sakit, Kepala Ruangan, Pembimbing Klinik Ruangan dan tentunya Pembimbing Akademik. Kegiatan ini sangat menentukan perencanaan kegiatan yang akan dilaksanakan mahasiswa saat Role Play nantinya.

Setelah berdiskusi dalam kegiatan Diseminasi Awal mahasiswa akan melaksanakan Role Play. Kegiatan ini sangatlah menarik, karena ini menjadi inti dari kegiatan Stase Manajemen. Selama Role Play mahasiswa diberikan kesempatan untuk mengelola ruang binaan (sesuai dengan ketentuan, satu kelompok mahasiswa diberikan 10 bed binaan atau sesuai kondisi ruangan) menggunakan metode manajemen yang telah disepakati kelompok. Selama kegiatan Role Play, mahasiswa masing-masing akan berkesempatan menjadi Kepaka Ruangan, Ketua Tim, maupun Bidan Pelaksana secara bergantian. Seluruh kegiatan pelayanan mulai dari peraturan (SPO), pelayanan, hingga pengaturan jadwal jaga semuanya ditangani sendiri oleh mahasiswa, tentunya setelah berkonsultasi dengan Pembimbing.

Menariknya lagi, selama Role Play kegiatan mahasiswa meliputi timbang terima, penerimaan pasien baru, discharge planning, sentralisasi obat, dokumentasi, monitoring evaluasi, dan refleksi diskusi kasus, akan dilakukan penilaian oleh Pembimbing Akademik dan juga Pembimbing Klinik. Kegiatan penilaian atau biasa disebut ujian Role Play ini dilakukan oleh mahasiswa langsung kepada pasien di Ruangan. Di sini mahasiswa akan benar benar belajar memahami perannya dan mahasiswa akan mampu mengevaluasi efektifitas dan efisiensi dari manajemen kelompoknya sendiri.

Di penghujung stase Manajemen Rumah Sakit, mahasiswa akan melakukan evaluasi pelaksanaan Role Play selama dua minggu dan kembali menyajikannya dalam kegiatan Diseminasi Akhir. Tak jauh beda dengan Diseminasi Awal, dalam Diseminasi Akhir ini mahasiswa akan menyampaikan hasil evaluasi unsur Manajemen Ruangan setelah dilakukan Role Play (Man, Material, Methode, Money, Marketing). Peningkatan dan pengembangan kelima unsur manajemen Ruangan melalui kegiatan pokok maupun kegiatan inovasi selama Role Play juga akan dievaluasi. Tak jarang program inovasi yang dilakukan oleh mahasiswa tetap dilanjutkan oleh Bidan dan Pegawai Ruangan bila dirasa bermanfaat. Pada akhirnya stase Manajemen sebenarnya menjadi ajang dan kesempatan bagi kedua belah pihak yakni Mahasiswa dan Rumah Sakit untuk bersama-sama meningkatkan efektifitas dan efisiensi serta mengembangkan inovasi di Ruang Kebidanan.